Internasional

Gadis Ini Sewa Pembunuh Bayaran untuk Bunuh Ibu Kandung, Demi Klaim Asuransi Rp 4 Miliar

Seorang wanita berusaha membunuh ibunya agar dia mendapat klaim asuransi, untuk membebaskan pacarnya dari penjara. Ia adalah Kanchana Srisung (25), menyewa dua pembunuhbayaran untuk menembak ibunya yang bernama Ueamduean Srisung (55). Insiden ini terjadi di BuengKum, Bangkok, Thailand, Sabtu (22/6/2019).

Ueamduean sedang dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sepeda,dan tiba tiba seseorang menembaknya. Wanita berusia 55 tahun itu dilarikan ke rumah sakit dan koma selama lebih dari satu bulan. Dia berhasil pulih dari masa kritis, dan melaporkan masalah tersebut ke polisi.

Petugas menggeledah ponsel putrinya dan menemukan bukti bahwa wanita muda itu bersekongkol dengan dua pria tentang membunuh ibunya. Kanchana mengatakan dia membayar mereka 200.000 baht (Rp 92 juta). Pada Sabtu, (10/8/2019) polisi menangkap tersangka penembak Prachern Krabinrot berusia 40 tahun dan seorang sopir Dao Chaengpradith yang kini melarikan diri.

Kanchana, seorang ibu dari dua anak, mengaku kepada polisi bahwa dia telah mengatur upaya pembunuhan sehingga dia bisa mendapat uang asuransi milik ibunya. Tiga orang ditetapkan menjadi terdakwa dalam percobaan pembunuhan, dan dua orang lain mendapat dakwaan lain, terkait penggunaan senjata api ilegal. "Pacarku berada di penjara karena narkoba dan aku butuh uang untuk menebusnya,” kata Kanchana.

“Aku menyewa Parchern dan Dao seharga 200.000 baht (Rp 92 juta) untuk membunuh ibuku, dan berharap bisa mendapat uang asuransi. Aku tahu ibuku memiliki tiga polis asuransi jiwa dan memiliki banyak tanah di pedesaan utara yang bisa bernilai lebih dari 10 juta baht (Rp 4 miliar). " Nenek Kanchana, Pom, mengatakan ini bukan pertama kalinya Kanchana coba membunuh Ueamduean.

"Ini bukan pertama kalinya cucu perempuan saya berusaha membunuh anak perempuan saya. Sebelumnya pada Januari, tapi untungnya pistol itu salah sasaran," seru Pom. Ueamduean, yang sekarang telah pulih di rumah sakit, mengatakan dia akan memaafkan putrinya tetapi tidak akan mengunjunginya di penjara.

"Saya tidak menghubungi polisi setelah upaya pertama karena saya merasa kasihan pada putri saya,” ucapnya. "Tapi kali ini aku merasa tidak aman tinggal di sini dengan putriku. Aku bisa memaafkannya tapi aku tidak akan mengunjunginya di penjara. Biar polisi yang melakukan pekerjaan mereka."

Mayor Polisi Daoloi Muendej mengatakan mereka percaya bahwa Kanchana kemungkinan ditekan oleh pacarnya. "Meskipun Kanchana telah mengaku, kita masih perlu penyelidikan lebih lanjut karena dia tidak memiliki catatan kriminal. Kami curiga pacar Kanchana mungkin memaksanya melakukan ini,” ucapnya.(*)

Berita Terkait

Ular Kobra Serang Nenek 75 Tahun yang sedang Tertidur

Artira Dian

Nekat Tunggangi Jerapah Di Kebun Binatang, Pria Ini Lari Terbirit Birit Usai Terjatuh

Artira Dian

6 Pemimpin dan Perwakilan Negara Sahabat Ucapkan Selamat Atas Kemenangan Joko Widodo

Artira Dian

Toko Ini Diboikot Pelanggannya Gara-gara Tak Perbolehkan Masuk Si Kucing Penunggu menuju Dalam Ruangan

Artira Dian

Bu POPULER Tragedi 39 Orang Tewas di Dalam Truk Aku Tak Bisa Napas Korban Kirim Pesan Terakhir

Artira Dian

setelah Melamar Kekasihnya Setiap Hari selama 14 Tahun Wanita ini Akhirnya Menikah

Artira Dian

Ada Gerakan Dahsyat dari Dalam Tanah Halaman Rumahya Malah Hancur Pria Ini Niat Basmi Kecoa

Artira Dian

4 Orang Tewas Dalam Insiden Penembakan Gilroy California, Termasuk Bocah Laki Laki Berusia 6 Tahun

Artira Dian

Remaja Obesitas Selalu Rasakan Haus hingga Alami Sekarat, Dokter Terkejut Saat Ketahui Penyebabnya

Artira Dian

Malah Lakukan Hal Berikut Tak Berani Ambil 12 Kali Warga Desa Ini Temukan Uang Rp 35 Juta di Jalan

Artira Dian

Namun Berujung Mengidap Penyakit Mematikan VIRAL Wanita Ini Berhemat Demi Bisa Beli Kosmetik

Artira Dian

29 Orang Tewas Saat Sebuah Bus Terjun ke Sungai di India

Artira Dian

Leave a Comment