Sains

Jawaban Kenapa Kecanduan Internet Tanpa Ada Tujuannya

Apakah Anda sering mengecek ponsel atau sekadar menjelajah internet tanpa tujuan karena tidak tahu apa yang harus dilihat? Hal ini ternyata dapat dijelaskan secara ilmiah dan hasil laporannya telah terbit di jurnal PNAS. Para ilmuwan dari Hass School of Business UC Berkeley yang terlibat dalam riset menjelaskan, kebiasaan ini dilakukan karena otak manusia membutuhkan pengetahuan, entah apakah informasi itu penting atau tidak.

Menurut mereka, informasi dapat dapat merangsang sistem penghargaan dopamin manusia. Ini sama seperti yang terjadi bila kita mengonsumsi junk food, minuman beralkohol, atau mendapat uang. Dopamin adalah salah satu zat kimia di otak (neurotransmiter) yang berperan mempengaruhi emosi, gerakan, sensasi kesenangan dan rasa sakit. Dopamin memegang peranan penting dalam banyak fungsi tubuh manusia.

"Bagi otak, informasi ibarat hadiah. Terlepas dari informasi itu bermanfaat atau tidak," kata penulis penelitian dan ahli neuroekonomi Ming Hsu, dilansir MNN, Sabtu (5/10/2019). "Ini sama seperti otak kita yang menyukai kalori kosong dari junk food. Otak dapat menilai informasi yang membuat kita merasa lebih baik, meski informasi tersebut tak bermanfaat. Kalau orang bilang, rasa ingin tahu yang tidak berguna," imbuh Ming Hsu. Ming Hsu dan timnya meneliti hal ini karena mereka penasaran akan rasa ingin tahu itu sendiri. "Penelitian kami mencoba menjawab dua pertanyaan.

Pertama, dapatkah kita mencocokkan pandangan ekonomi dan psikologis tentang rasa ingin tahu, atau kenapa orang mencari informasi? Kedua, seperti apa rasa ingin tahu di dalam otak?" ujar Hsu. Banyak ahli ekonomi menganggap keingintahuan berorientasi pada tujuan konkret. Dengan kata lain, keingintahuan membantu manusia untuk membuat keputusan yang menguntungkan. Sementara dari pandangan psikolog, rasa ingin tahu berfungsi untuk memenuhi keinginan diri, yakni mengetahui suatu hal. Terlepas dari kedua pandangan tentang rasa ingin tahu di atas, Hsu dan tim memilih melihat bagaimana saraf rasa ingin tahu bekerja.

Mereka mengumpulkan sejumlah peserta penelitian untuk bermain judi. Selagi responden bermain judi, para ahli memindai otak mereka. Dalam permainan tersebut, para peserta diminta membuat keputusan untuk mengeluarkan uang seberapa banyak demi mendapat informasi peluang menang. Dalam beberapa kasus, informasi itu sebenarnya berharga, dan dalam kasus lain, ada yang menganggap informasi itu tidak begitu berharga.

Namun studi menunjukkan, peserta mencari informasi berdasarkan manfaat dan antisipasi dari manfaatnya. Maksudnya, meski sebagian besar pilihan didasarkan pada berapa banyak uang yang bisa dimenangkan oleh mereka jika mengetahu informasi yang ditawarkan, tetapi banyak peserta memilih untuk melihat informasi terlepas dari target uang yang dimenangkan tersebut. "Mereka melakukan antisipasi yaitu memilih membayar untuk sebuah informasi untuk memperbesar peluang menangnya bagi mereka, dan antisipasi (informasi) tersebut sebagai hadiah yang lebih menyenangkan atau dianggap lebih berharga," kata Hsu.

Hubungan neuron antara informasi dan uang Ketika pemindaian otak dianalisis, para peneliti menemukan bahwa informasi yang berkontribusi pada pengetahuan peluang menang judi berhasil mengaktifkan bagian otak yang sama yang bertanggungjawab untuk penilaian, disebut Striatum dan Ventromedical Prefrontal Cortex (VMPFC). VMPFC merupakan area otak atau tempat sistem hadiah penghasil dopamin distimulasi. VMPFC juga merupakan tempat dopamin dilepaskan melalui pemikiran dan keinginantahuan tentang makanan, narkoba, dan uang. Dengan memanfaatkan teknik pembelajaran mesin yang dikenal sebagai Support Vector Regression, para peneliti menemukan kode saraf yang sesuai dengan respon otak terhadap uang dan kode saraf terhadap rela membayar demi sebuah informasi dalam penelitian di atas adalah sama.

Ini berarti sejauh menyangkut apa yang ada di otak manusia, alhasil sebuah informasi dapat ditransmisikan ke dalam uang. "Kita dapat melihat ke dalam pemikiran di otak dan memberi tahu seberapa besar seseorang itu menginginkan sepotong informasi, dan kemudian kita terjemahkan aktivitas otak itu ke dalam jumlah uang," ujarnya. Nah, penelitian di atas berpotensi mengungkap kenapa begitu banyak orang yang terhubung ke internet dan menjadi kecanduan internet.

Di mana hal ini membuat manusia terus menerus mencari informasi di internet, terlepas dari penting atau tidak terhadap kehidupannya. "Sama seperti junk food, ini mungkin situasi di mana mekanisme adatif yang sebelumnya dieksploitasi sekarang, karena kita memiliki akses yang belum pernah terjadi sebelumnya ke keinginantahuan yang baru," ucapnya. Kecanduan internet telah dilihat sebagai masalah dan kebiasaan yang sulit dibuang. Namun, penelitian ini secara tidak langsung mengungkap kenapa manusia tidak bisa berhenti dari kecanduan internet.

Bahkan hal itu bisa jadi karena hubungan kecanduan informasi dari internet sebagai sistem rangsangan terhadap kinerja dopamin di otak sangatlah kuat.

Berita Terkait

Insiden di Tol Cipali Renggut 12 Korban Jiwa, Ini Daftar Kecelakaan Dahsyat di Dunia

Artira Dian

Pantauan BMKG dari Singkawang & Daerah Lain Live Streaming Gerhana Matahari Cincin 26 Desember

Artira Dian

Peneliti Asal Australia Klaim Telah Temukan Obat Efektif Sembuhkan Covid-19 Virus Corona Meluas

Artira Dian

Ini yang Sebenarnya Terjadi Ikan Naik menuju Permukaan Kerap Dikaitkan dengan Gempa & Tsunami

Artira Dian

Bayi Ular Kobra Menyebar Mengikuti Instingnya Butuh Waktu 4 Bulan buat Menetas

Artira Dian

Jawaban Sains Kenapa Bayangan Puncak Gunun Api Ini Seperti Piramida

Artira Dian

Sederet Gempa dalam Satu Pekan Terakhir Jadi Bukti Sesar dan Zona Subduksi di Indonesia Masih Aktif

Artira Dian

Harus Pakai Kacamata Khusus Penjelasan BMKG Terkait Gerhana Matahari Cincin pada 26 Desember 2019

Artira Dian

Peneliti Ini Justru Sebut Trenggiling yang Paling Berpotensi jadi Perantara Virus Corona

Artira Dian

sementara 10 Negara Ini Beri Upah per Jam Tertinggi Pro Kontra Wacana Upah per Jam di Indonesia

Artira Dian

Operasi Hujan Buatan Dirancang buat Pindahkan Potensi Hujan di Jabodetabek

Artira Dian

9 Fakta Sains Tak Terduga Lengkap dengan Gambar Ilustrasi: Belalang Punya Telinga di Perut

Artira Dian

Leave a Comment