Bisnis

Kisah Sukses Batik Bercerita Sizzy Matindas, Punya Galery Sendiri dan Jualan Lewat Online

Bisnis online kini menjadi bisnis yang menjanjikan tak sedikit orang yang memanfaatkan bisnis online menjadi ladang uang. Satu di antaranya Sizzy Matindas, dirinya bisnis online sejak tahun Di tahun 2015. Wanita asal Kakas tersebut menggeluti bisnis online dalam bidang fashion kain batik bercerita.

Baik batik tulis maupun batik cetak. Produknya pun beranekaragam, mulai dari atasan, bawahan, dres, salempang, syal hingga tas dari berbagai kalangan usia muda hingga dewasa. Kain batik yang dijualnya pun memilki harga yang bervariasi.

"Saya menggeluti usaha ini mulai dari tahun 2005, lewat online dari teman ke teman, ya saya gunakan sosial media seperti Instagram hingga Facebook," bebernya. Pemilik galery Sizzy Matindas Batik yang terletak di Jalan Diponegoro, No.107, Mahakeret Timur, Manado itu mengatakan, untuk harga pun sangat bervariasi tergantung motif dan model batiknya. KlikTautan Ini untuk mendaftar >>>

Sizzy menjual kain batik khas Sulut berukuran 2,40 meter mulai dari harga Rp 200 ribu hingga Rp 7,5 juta. "Ada juga yang mulai dari harga kain Rp 125 ribu sampai dengan Rp 12,5 juta, kemudian tas dari Rp 450 ribu sampai dengan Rp 850 ribu dan ada juga baju mulai Rp 350 ribu, ada juga nih untuk desain edisi spesial harganya bisa mencapai Rp 12 juta," ujarnya. Ia menambahkan, sistem percaya saja sih kalau online.

"Saya pernah tuh ada yang pesan sampai 1 koper, tapi pas sampai di lokasi masih dipilih, jadi sistemnya tetap dilihat dulu kualitasnya gitu, kalau bagus ya mana yang bagus diambil sisanya dipulangin," ujarnya. Ia mengatakan selama berdagang online belum pernah dirinya ditipu oleh customer. "Belum pernah ditipu ya semoga gak pernah, sistem percaya, syukur ya sampai sekarang bisnis saya masih lanjut meskipun sudah memiliki butik sendiri tapi tetap masih berdagang online," ujarnya.

Meskipun dirinya sudah memebuka gerai batik, Ia tetap melakukan penjualan lewat online. "Semua udah pada tahu kok galerynya Sizzy Matindas Batik," bebernya. Sedangkan untuk omset, meski tak menyebutkan nominal pastinya, ia mengatakan tetap memiliki keuntungan.

"Pendapatan, yaa untunglah yaa, sudah banyak juga pelanggan saya," bebenrya. Ia mengaku para pelanggan kebanyakan dari luar Provinsi Sulawesi Utara, termasuk jakarta, Medan hingga Surabaya. "Bahkan ada yang di luar negeri juga," ucapnya.

Ia pun menceritakan strategi pemasaran onlinenya, konsumennya datang dari berbagai kalangan, instansi swasta, instansi pemerintah, dan perorangan. "Cara menggaet pelanggan cukup dari teman ke teman, terus lewat Instagram dan Facebook gitu," bebernya. (ana) KlikTautan Ini untuk mendaftar >>>

Berita Terkait

Ada Kabut Asap, Kemenhub Terus Pantau Penerbangan di Kalimantan

Artira Dian

Larangan Ekspor Bikin Perusahaan Nikel Turunkan Proyeksi Laba Bersih 2020

Artira Dian

Telkom capai Predikat Industry Leader Empat Tahun Berturut-turut

Artira Dian

Ruas Tol Kunciran Serpong Gairahkan Pasar Properti Di Tangerang

Artira Dian

5 Potong Ayam hanya Rp 49.545 Kamis (20/2/2020) Berlaku Hari Ini Promo KFC Crazy Deal

Artira Dian

Sri Mulyani Warning Perusahaan Perusahaan Indonesia Waspada Ada Apa Sebetulnya

Artira Dian

Terjadi Penurunan Penjualan Properti buat Harga di Atas Rp 1 Miliar

Artira Dian

Belajar dari Direktur Kepatuhan BJB Agus Mulyana

Artira Dian

Curang, Sejumlah Pom Bensin di Jalur Pantura Disegel Kemendag

Artira Dian

Menteri Airlangga Beri Waktu 3 Bulan kepada Pemda buat Siapkan Kartu Pra Kerja

Artira Dian

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Terganggu Virus Corona

Artira Dian

Sriwijaya Air Kembali Buka Rute Jakarta-Belitung PP

Artira Dian

Leave a Comment