Metropolitan

Pasangan Suami Istri di Jakarta Utara Jualan Narkoba, Keuntungannya Dipakai untuk ‘Nyabu’

Pasangan suami istri di Jakarta Utara, Aprilia (32) dan Jumadi (33) diringkus Polsek Koja. Keduanya ditangkap karena menjadi pengedar sabu yang sudah dilakoninya selama tiga bulan. Kanit Reskrim Polsek Koja, AKP Andry Suharto mengatakan, selama tiga bulan itu, kedua tersangka mengedarkan sabunya di sekitaran Jakarta Utara.

Andry menuturkan, kedua tersangka memilikki pekerjaan berbeda di luar aksi mereka sebagai pengedar sabu. Jumadi bekerja sebagai sopir, sementara istrinya, Aprilia, sebagai penyanyi dangdut. Menurut Andry, uang hasil penjualan sabu selama tiga bulan terakhir juga digunakan kedua tersangka untuk mengonsumsi sabu serta biaya hidup sehari hari.

"Uang hasil penjualan dipake buat nyabu juga dan kehidupan sehari hari," kata Andry. Sebelumnya, kedua tersangka ditangkap di waktu dan tempat yang berbeda. Polisi awalnya menangkap Aprilia pada Jumat (19/7/2019) di daerah Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara.

Penangkapan dilakukan dengan polisi berpura pura menjadi pembeli sabu dari Aprilia. Aprilia ditangkap di dalam kamar kosnya beserta barang bukti sabu yang ada di dalam tas berwarna merah muda. "Saat pelaku masuk ke dalam kamar kost di TKP lalu dilakukan penangkapan dan saat dilakukan penggeledahan didapati barang bukti berupa sabu berada di dalam tas warna pink," kata Andry.

Dari tangan Aprilia, polisi mengamankan barang bukti berupa empat paket sabu seberat 1,36 gram, satu buah tas warna merah muda, satu buah timbangan digital, dan satu bungkus plastik klip. Setelah melakukan pengembangan, polisi kemudian menangkap Jumadi di Jalan Deli, Koja, Jakarta Utara. Dari hasil penggeledahan terhadap Jumadi, ditemukan barang bukti lainnya berupa tujuh paket sabu seberat 4,10 gram, sebungkus rokok, dan alat hisap terbuat dari sedotan.

"Pelaku mengakui bahwa barang sabu tersebut miliknya dan ada pula diamankan uang hasil penjualan sebesar Rp 160 ribu," ucap Andry. Selanjutnya kedua pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Koja guna pengusutan lebih lanjut. Akibat perbuatannya, pasutri pengedar sabu ini dijerat pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 Undang undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun penjara.

Berita Terkait

Anies Sudah Siapkan Sanksi untuk 185 ASN yang Absen Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran

Artira Dian

Pengamen Mengaku Disiksa Polisi Untuk Mengakui Pembunuhan Pada 2013, Kini Ia Gugat Polda Metro Jaya

Artira Dian

Media Asing Sebut Jakarta jadi Satu Diantara Kota Besar yang Cepat Tenggelam

Artira Dian

Kami Minta Pemimpin Tak Amanah Mundur Dewi Tanjung

Artira Dian

Ini Kata BMKG Kedubes AS Rilis Peringatan Cuaca Jakarta buat 12 Januari

Artira Dian

Setelah Dicek Ternyata Bersumber dari Mayat Daniel Hamonangan Cium Bau Bangkai di Kamar Kos

Artira Dian

Keponakan Surya Paloh Ini Dukung Penuh Wacana Anies Baswedan Akomodasi PKL Berjualan di Trotoar

Artira Dian

SMA Fons Vitae 1 Juara Lomba Band dan Tari di Universitas Atma Jaya Jakarta

Artira Dian

Prestasi Saja Tak Cukup Kepala SDN 09 Kebayoran Lama Utara

Artira Dian

Polisi Akhirnya Periksa Orangtua Siswi SMP yang Bunuh Bocah Banyak Pesan Kebencian buat Ayah

Artira Dian

Walikota Ajak Peserta Kolaborasi Hadapi Ekonomi Industri 4.0 Rakorkomwil III APEKSI Resmi Dibuka

Artira Dian

Polisi Alihkan Lalu Lintas Korban Ambruknya Ruko di Slipi Dilarikan menuju RS Tarakan

Artira Dian

Leave a Comment