Internasional

Pria Pengangguran Ini Paksa Istri Jadi PSK, Dalam Dua Bulan Layani 138 Pria

Seorang pria pengangguran berusia 27 tahun di Singapura dijatuhi hukuman 25,5 tahun penjara serta dicambuk 24 kali. Dilaporkan Straits Times via Asia One Selasa (19/2/2019), pria yang tak disebut identitasnya itu memaksa istrinya menjadi Pekerja Seks Komersial ( PSK). Dia juga mengakui perbuatannya memaksa putrinya yang berusia enam tahun untuk melakukan tindakan seksual kepada dirinya serta keponakannya.

"Perbuatanmu benar benar seorang monster," kecam Hakim Pengadilan Tinggi Chan Seng Onn dalam pernyataannya ketika menjatuhkan vonis. Chan mengutip keterangan jaksa penuntut yang menyatakan perbuatan kejamnya merupakan yang pertama dan paling parah dalam kasus perdagangan manusia di Singapura. Selain penjara dan cambukan, Hakim Chan juga menjatuhkan denda hingga 12 ribu dolar, sekitar Rp 124,6 juta, karena pria itu telah memperkaya diri.

"Terdakwa secara sengaja telah mengeksploitasi tiga perempuan yang rapuh dan seharusnya dia lindungi," lanjut Hakim Chan. Pria itu memaksa istrinya yang berumur 28 tahun sepanjang periode Juni hingga Agustus 2016 untuk menyediakan layanan seksual kepada 138 pria. Dari istrinya, pelaku mendapatkan uang hingga 11 ribu dolar, sekitar Rp 114,2 juta.

Dia sering menyiksa istrinya untuk memenuhi kuota harian. Kasus itu akhirnya terungkap setelah ibu pelaku melaporkan putranya pada Agustus 2016 atas tuduhan menyerang cucunya secara seksual. Dalam persidangan, didapatkan fakta pria itu mempunyai sejarah penyiksaan terhadap istrinya.

Bahkan sebelum mereka menikah pada 2012. Dia mulai menyiksa si istri sesaat setelah berpacaran pada 2009, dengan penyiksaan itu meningkat bahkan ketika dia hamil. Si istri tidak berani untuk menghubungi keluarganya karena pria itu mengancam bakal membunuhnya jika berani membuka mulut.

Pasangan itu kemudian menghadapi masalah finansial ketika si istri berhenti bekerja sebagai resepsionis serta asisten kantor. Pada Juni 2016, pelaku menolak saran istrinya untuk bekerja karena dia pengangguran. Sebaliknya, dia memaksa istrinya untuk mencukupi kebutuhan dengan jadi PSK.

Dia menetapkan kuota kepada istrinya. Jika dia gagal mendapatkan jumlah yang ditetapkan, beban si istri bakal ditambah keesokan harinya. Pemeriksaan kejiwaan menunjukkan pria mempunyai kepribadian anti sosial, dan mempunyai masalah dalam kehidupan seksual. (*)

Berita Terkait

Dubes Baru RI di AS Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Donald Trump

Artira Dian

Polwan di Rusia Akhiri Hidup Tembak Kepala Sendiri Bekerja dengan Senior yang Memperkosanya

Artira Dian

Mempelai Wanita Pingsan Calon Suaminya Tidak Datang di Hari H Menikah Setelah 6 Tahun Pacaran

Artira Dian

Malah Lakukan Hal Berikut Tak Berani Ambil 12 Kali Warga Desa Ini Temukan Uang Rp 35 Juta di Jalan

Artira Dian

Pacari 200 Pria & Punya Anak Padahal Sudah Menikah Curhatan 3 Wanita ‘Belum Pernah Jatuh Cinta’

Artira Dian

Pria Ini Pilih Kabur karena Tak hendak Bagi-bagi dengan Istrinya 8 M Menang Lotre Rp 2

Artira Dian

Bersitegang Dengan Amerika, Iran Klaim Hukum Mati Sejumlah Mata Mata CIA

Artira Dian

UEE Resmi Bergabung dengan Agensi Baru, King Entertainment

Artira Dian

Virus Monkeypox atau Cacar Monyet Muncul di Singapura untuk Pertama Kalinya, Kemenkes Mengkonfirmasi

Artira Dian

Jokowi Ma’ruf Dilaporkan Menang Telak Di Australia

Artira Dian

Miss Rusia Oksana Veovodina Akhirnya Pamer Wajah Sang Putra Raja Malaysia Ragukan Bayinya Anak

Artira Dian

Miliarder Chris Cline dan Putrinya Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

Artira Dian

Leave a Comment