Internasional

VIRAL HARI INI Usus Besar Gadis Ini Dipenuhi Kotoran Hingga Tak Ada Sela Gara Gara Nggak Makan Sayur

Jarang mengkonsumsi sayuran akan berakibat fatal bagi tubuh. Ada banyak hal yang membuat sayuran menjadi makanan wajib di setiap hidangan. Bukan rahasia jika sayuran mengandung banyak serat yang bermanfaat bagi tubuh.

Salah satunya adalah untuk memperlancar sistem pencernaan. Namun ternyata hanya sedikit orang yang menyukai sayuran dan lebih memilih untuk mengkonsumsi daging. Mengutip World of Buzz dari Intisari.grid.ID , seorang ibu di Malaysia menjadi menyesal karena tak pernah memberi makan anaknya sayuran.

Hal tersebut juga dikarenakan sang ibu terlalu memanjakan sang anak untuk tidak pernah makan sayuran. Alhasil putrinya yang berusia 11 tahun ini harus mengalami rasa sakit yang luar biasa selama dua hari. Hal itu berawal dari si anak mengalami kondisi sakit perut, jadi dia mengira itu normal sakja karena disangka hanya masalah lambung.

Namun sakit perut itu tak kunjung sembuh jadi dia membawanya ke dokter dan ternyata itu bukan sakit perut biasa. Dalam postingannya di Facebook, ibu tersebut mengatakan putrinya yang berusia 11 tahun mengalami sakit perut selama 2 hari. "Aku mengira dia sakit perut, setelah dipijat dengan minyak dia mungkin baik baik saja, namun itu tidak berhasil," katanya dalam postingan tersebut.

Kemudian dokter menjelaskan bahwa anak anak memiliki masalah sama. Ternyata ada banyak kotoran tersangkut di usus besar putrinya, jadi dia kesulitan buang air besar. "Meski bisa buang air besar, tidak akan bersih sepenuhnya dan beberapa kotoran masih terjebak dan berkumpul di dalam perut," kata dokter.

Gadis itu dikirim untuk rontgen , dan saat hasilnya keluar dokter menunjukkan gambar kepada ibunya. Dia menunjukkan usus besar gadis tersebut terhalang kotoran yang menyebabkan rasa sakit. Menurutnya ini adalah kejadian umum dan dia melihat situasi ini sering terjadi pada anak anak dengan usia yang sama.

Dokter menambahkan, hal ini terjadi karena kebiasaan makan anak anak yang tidak pernah makan sayuran dan kekurangan serat untuk memproses kotoran. Kemudian untuk merawatnya perlu membersihkan ususnya, dan memastikan anak anak banyak makan buah dan sayuran serta minum banyak air. Kesehatan memang menjadi harta termahal yang dimiliki manusia.

Kebiasaan yang dilakukan manusia akan berpengaruh pada keadaan manusia itu sendiri. Dengan banyaknya kemajuan teknologi modern saat ini, banyak kebiasaan yang sepertinya menurunkan kesehatan manusia sendiri. Seperti kebiasaan melihat layar dan tidak beranjak dari kursi karena sedang online.

Bahkan dengan adanya internet kita tak usah beranjak dari manapun untuk melakukan apapun. Penting untuk tetap aktif dan makan makanan baik untuk menghindari masalah kesehatan. Dilaporkan oleh World of Buzz dan UDN , pemudaberusia 22 tahun ini menderita stroke karena gaya hidupnya yang tidak sehat.

Pria dari Kaohsiung, Tiongkok itu ditemukan tidak sadarkan diri di sebuah kafe internet pertengahan tahun lalu. Pengguna warnet lain menemukan pria itu terjatuh di kursinya. Ketika mereka tidak bisa membangunkannya, dia dikirim ke rumah sakit untuk dirawat.

Saat itulah para dokter menemukan ada halangan di belahan otak kirinya. Dengan ini menyebabkan dia menderita stroke. Stroke ini mengakibatkan kelumpuhan anggota badan kanannya, dan dia juga mengalami masalah dengan kemampuan berbicaranya.

Terungkap bahwa pria yang menganggur itu telah berada di warnet selama 24 jam. Dia belum makan apa pun, minum air apa pun atau bahkan bangun dari kursinya selama dia berada di warnet. Dia biasa di warnet dan sering ditemukan menggunakan komputer di sana.

Ketika dokter memeriksanya, mereka menemukan bahwa walaupun ia tidak memiliki riwayat medis kronis, dirinyadilaporkan sedikit kelebihan berat badan dan tidak dalam kondisi fisik yang baik. Semua ini ditambah kebiasaannya yang tidak sehat untuk tetap aktif tanpa makanan dan minuman di kafe internet mungkin menyebabkan dia menderita stroke. Dia harus menjalani perawatan dan rehabilitasi selama setengah tahun sebelum dia dapat berkembang dari kursi roda menjadi berjalan sendiri.

Sayangnya, dokter mengatakan bahwa akan sulit baginya untuk sepenuhnya kembali berbicara dengan baik. Dokter mengatakan bahwa usia rata rata pasien stroke untuk pria adalah sekitar 64,5 tahun dan untuk wanita sekitar 68,5 tahun. Dan banyak laporan mengatakan usia pasien yang menderita stroke semakin menurun, bahkan hingga pemuda.

Berita Terkait

Iran Ambil Kembali Serpihan Drone Militer AS yang Sebelumnya Ditembak Jatuh

Artira Dian

Terus Dituding Serang Pabrik Minyak Saudi, Iran Meradang dan Siap Perang

Artira Dian

Joban Group, Komunitas Warga Negara Indonesia di Jepang Gelar Pertemuan Pertama

Artira Dian

Remaja Obesitas Selalu Rasakan Haus hingga Alami Sekarat, Dokter Terkejut Saat Ketahui Penyebabnya

Artira Dian

Jumlah Pegawai Negeri Indonesia Masuk Jepang Menduduki Peringkat 4 Terbanyak

Artira Dian

Melahirkan di Usia 37 Tahun, Meghan Markle Dinobatkan sebagai ‘Geriatric Mom’, Apa Itu?

Artira Dian

Artis Ini Ungkap Perselingkuhan Mantan Suami Dan Ibunya Sendiri Berawal Dari Sakit Lalu Ingin Dipijit

Artira Dian

Miliarder Chris Cline dan Putrinya Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

Artira Dian

Baru Dibuka 16 Maret 2019, Taman Moomin Jepang Memikat 3.000 Pengunjung Per Hari

Artira Dian

Meghan Markle Melahirkan, Berikut Potret Lucu Para Cucu Pangeran Charles

Artira Dian

Pemimpin ISIS Al Baghdadi Disebut Tewas Bersama Pengawal Pribadinya Saat Hendak Bertemu Keluarga

Artira Dian

Virus Monkeypox atau Cacar Monyet Muncul di Singapura untuk Pertama Kalinya, Kemenkes Mengkonfirmasi

Artira Dian

Leave a Comment