Kesehatan

Waspada Pneumonia Wuhan dari Bandara Hingga menuju Berbagai Provinsi di Indonesia

Wabah penyakit pneumonia yang terjadi di Wuhan, China bisa dibilangsangatmeresahkan. Pertama, secara penyebab pneumonia ini berasal dari virus baru bernama coronavirus (2019 nCov) atau virus corona yaitu virus baru yang satu jenis dengan virus penyebab SARS dan MERS. Untuk jumlah kasus per 5 Januari 2020 dilaporkan totalnya sebanyak 59 kasus dan belum ada penambahan kasus namun sudah terjadi dua kasus impor, di Bangkok dan Tokyo.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Masyarakat Kementerian Kesehatan, Anung Sugihartono menyebutkan Indonesia juga turut mengantisipasi penularan penyakit yang menimbulkan gangguan pernapasan itu. Pertama Kemenkes telah menerbitkan Surat Edaran kepada seluruh Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten maupun kota untuk meningkatkan kewaspadan. “Kita sudah kirimkan surat edaran kepada seluruh Dinas Kesehatan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi pneumonia wuhan,” kata Anung di Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020).

Kemudian kewaspadaan juga dilakukan di 135 pintu masuk ke Indonesia baik udara, laut maupun pelabuhan. Misalnya di bandara yang punya penerbangan langsung dari Cina maka diaktifkan thermal scanner, health alert dan Komunikasi, Informasi, dan edukasi (KIE) pada penumpang. Adapun alat thermal scanner adalah alat untuk mendeteksi suhu tubuh seseroang.

Mesin akan memberikan petunjuk berupa gambar tubuh berwarna merah jika suhu tubuh seseorang mencapai 38 derajat celcius yang artinya kondisinya tidak fit. “Karena salah satu gejala (pneumonia) adalah panas, yang paling pertama adalah thermal scan. Kalau ada seseorang yang leaf dan suhunya di atas 38 derajat, akan ketahuan dan dilakukan pemeriksaan lanjutan, mulai dari isolasi, pengamatan, pemeriksaan lab,” kata Anung. Selain panas pneumonia biasanya memiliki gejala pada saluran pernapasan karena adanya sehingga menyebabkan gangguan pada sistem respirasi ringan seperti batuk kering hingga berat seperti sesak dan gangguan pernapasan.

Berita Terkait

Setelah Anak Berusia Dua Tahun, Susu Hanya Makanan Pelengkap

Artira Dian

Siswa Peneliti Khasiat Tanaman Bajakah Khawatir Masyarakat Salah Konsumsi

Artira Dian

Justin Bieber & 4 Artis Hollywood Terkenal Ini Idap Lyme Disease Apa Saja Gejala Penyakit Ini

Artira Dian

Pastikan Kesehatan Kamar Mandi dari dari Proses Awal Pembangunannya

Artira Dian

Minyak Zaitun Italia Gelar 30dayChallenge Gaya Hidup Sehat

Artira Dian

Musim Banjir, Awas Bahaya Penyakit Akibat Kencing Tikus, Bisa Picu Kematian, Kenali Gejalanya

Artira Dian

dari Kentang Hingga Tomat 4 Sayuran Ini Juga Mengandung Nikotin Selain Rokok

Artira Dian

Ini Penjelasan Ahli Kejiwaan Benarkah Amphetamine Bisa Jadi Obat Bagi Pengidap Bipolar

Artira Dian

Masih Sering Jerawatan di Usia Kepala Tiga? Bisa Jadi karena Pola Makan

Artira Dian

Dankjoedin Berlari Suarakan Antidiskriminasi kepada Orang dengan HIV

Artira Dian

Jauhkan Si Kecil dari Virus Penyakit dengan Tips Jitu Ini!

Artira Dian

Kismis Si Kecil Manis Durian hingga Mangga 5 Buah Gagalkan Diet Lantaran Kalori Terlalu Tinggi

Artira Dian

Leave a Comment